SURABAYA | portfolio.analisasibernews.com/ – Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Wadan Kodiklatal), Laksamana Muda (Laksda) TNI Singgih Sugiarto, secara resmi membuka Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Dikmapa PK) TNI Angkatan Laut Angkatan XXXIV Tahun 2026 Tahap Sargolan dalam sebuah upacara yang digelar di Gedung Mulyadi Kodiklatal, Surabaya, Selasa (4/8/2026).

Pembukaan pendidikan tersebut menjadi awal perjalanan bagi 203 Perwira Prajurit Karier yang akan menjalani serangkaian pendidikan dan pembinaan guna membentuk sumber daya manusia TNI Angkatan Laut yang profesional, berintegritas, tangguh, serta siap mengemban tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Awal Pembentukan Perwira TNI AL

Dikmapa PK merupakan salah satu tahapan strategis dalam proses pembentukan Perwira TNI Angkatan Laut. Melalui pendidikan ini, para peserta akan memperoleh pembekalan pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan, serta pembinaan karakter sebagai bekal dalam menjalankan tugas di berbagai satuan TNI AL.

Sebanyak 203 Perwira yang mengikuti pendidikan diharapkan mampu berkembang menjadi pemimpin yang memiliki kemampuan profesional, disiplin tinggi, serta loyal terhadap bangsa dan negara.

Pendidikan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kodiklatal dalam menyiapkan perwira yang mampu menghadapi dinamika perkembangan lingkungan strategis, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menjadi Perwira Adalah Kehormatan dan Amanah

Dalam amanat Komandan Kodiklatal Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah yang dibacakan oleh Wadan Kodiklatal, ditegaskan bahwa menjadi seorang Perwira TNI Angkatan Laut bukan sekadar menjalankan profesi, melainkan merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar untuk menjaga kedaulatan negara.

Menurutnya, tugas TNI Angkatan Laut memiliki tantangan yang sangat besar karena wilayah pengabdian mencakup seluruh perairan Indonesia yang memiliki posisi strategis di dunia.

Oleh karena itu, setiap perwira dituntut memiliki kemampuan profesional yang tinggi, karakter yang kuat, integritas moral, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

“Menjadi Perwira TNI Angkatan Laut bukan sekadar profesi, tetapi merupakan kehormatan dan amanah besar dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian amanat Komandan Kodiklatal yang dibacakan Wadan Kodiklatal.

Kuasai Sistem Senjata Armada Terpadu

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa setiap Perwira TNI AL harus memiliki kemampuan dalam mengawaki Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) secara profesional.

Kemampuan tersebut menjadi salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki guna mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara, khususnya dalam menjaga keamanan wilayah laut Indonesia.

Selain penguasaan teknologi dan sistem persenjataan, para perwira juga diharapkan mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

Tingkatkan Profesionalisme dan Kepemimpinan

Komandan Kodiklatal menegaskan bahwa tantangan tugas TNI AL yang semakin kompleks menjadi motivasi bagi Kodiklatal untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Melalui proses pendidikan yang terarah, terukur, dan berkesinambungan, diharapkan lahir Perwira TNI Angkatan Laut yang unggul dalam berbagai aspek, baik intelektual, profesionalisme, maupun kepemimpinan.

Selain itu, pendidikan juga diarahkan untuk membentuk perwira yang memiliki:

  • Integritas moral yang tinggi.
  • Disiplin yang kuat.
  • Jiwa kepemimpinan yang tangguh.
  • Kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan lingkungan strategis.
  • Loyalitas terhadap bangsa, negara, dan institusi TNI.

Seluruh kemampuan tersebut menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan dan keamanan maritim di masa depan.

Tekankan Disiplin dan Semangat Kebersamaan

Dalam kesempatan tersebut, seluruh siswa Dikmapa PK Angkatan XXXIV juga diingatkan agar mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.

Para peserta diminta untuk selalu menjunjung tinggi disiplin, menaati seluruh aturan yang berlaku selama pendidikan, serta membangun semangat kebersamaan sebagai fondasi dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Laut.

Disiplin dan kerja sama dinilai menjadi nilai penting yang harus terus ditanamkan sejak masa pendidikan agar mampu membentuk karakter kepemimpinan yang kuat.

Siapkan SDM Unggul untuk Pertahanan Maritim

Melalui penyelenggaraan Dikmapa PK Angkatan XXXIV Tahap Sargolan Tahun 2026, Kodiklatal kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia TNI Angkatan Laut yang unggul dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas.

Pendidikan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis dan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, etika kepemimpinan, serta jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dengan bekal pendidikan yang komprehensif, para Perwira Prajurit Karier diharapkan mampu menjadi pemimpin yang profesional, adaptif, berintegritas, serta mampu menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.

Upacara pembukaan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat, menandai dimulainya proses pendidikan yang akan membentuk generasi Perwira TNI Angkatan Laut yang siap mengemban amanah dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Sumber: Dispen Kodiklatal
Penulis: Wid
Editor: Yudi Sayuti, S.T.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *