portfolio.analisasibernews.com/ I KABUPATEN BANDUNG – Menyambut peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Partai Demokrat Komisi B, Venny Noveny S.S., menyampaikan pandangan strategis terkait tantangan dan peluang yang dihadapi bangsa saat ini. Menurutnya, momen kemerdekaan bukan sekadar perayaan, melainkan pengingat untuk terus memperkuat fondasi negara, khususnya dalam perekonomian, pendidikan, dan kualitas sumber daya manusia.
Sebagai anggota Komisi B yang membidangi perekonomian, keuangan, perindustrian, dan perdagangan, Venny menekankan bahwa di usia ke-81 tahun kemerdekaan, Indonesia berada di persimpangan penting menghadapi era persaingan global yang serba digital.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan para pendahulu. Tugas kita sekarang adalah mengisinya dengan kemajuan yang nyata. Di usia ke-81 ini, kita tidak bisa lagi berjalan di tempat. Kita harus bergerak cepat menyambut bonus demografi yang menjadi keunggulan sekaligus tantangan besar bagi bangsa,” ujar Venny Noveny dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).
Ia menyoroti peran krusial generasi muda sebagai pelaku utama dalam menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Menurutnya, generasi muda tidak hanya harus cakap secara teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, beretika, dan berdaya saing tinggi.
“Generasi muda adalah aset terbesar kita. Di tengah arus digitalisasi yang menyelimuti seluruh aspek kehidupan, kita harus memastikan mereka tidak hanya menjadi penikmat teknologi, tapi juga menjadi pencipta, inovator, dan penggerak ekonomi baru. Pendidikan harus menjadi prioritas utama yang menjawab kebutuhan zaman, melahirkan lulusan yang siap bersaing di kancah global tanpa meninggalkan jati diri bangsa,” tegasnya.
Venny juga menambahkan, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang potensi generasi muda. Bidang perekonomian dan industri pun harus dibuka lebar bagi partisipasi anak muda, agar bonus demografi berubah menjadi kekuatan besar bukan beban bagi negara.
“Kita ingin di tahun 2045 nanti, Indonesia benar-benar merdeka sepenuhnya: merdeka secara ekonomi, cerdas secara intelektual, dan bermartabat di mata dunia. Semua itu dimulai dari persiapan yang kita lakukan hari ini, dari pendidikan yang berkualitas, pemberdayaan ekonomi yang inklusif, hingga pembentukan karakter bangsa yang tangguh,” pungkasnya.
Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan dan program yang mendukung percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bandung, sebagai kontribusi nyata dalam menjaga dan memajukan hasil kemerdekaan yang telah diraih.
Jurnalis : Ajunaedi
