KAYONG UTARA| portfolio.analisasibernews.com/ – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Barat, Dr. H. Ria Norsan, S.H., M.H., di Pelataran Eks Sail Karimata, Pantai Pulau Datok, Kabupaten Kayong Utara, pada Minggu malam (2/8/2026).

Mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menebar Dakwah, Membumikan Al-Qur’an di Tanah Bertuah Menuju Kalimantan Barat Semakin Berkah”, kegiatan berlangsung dengan khidmat, meriah, dan penuh semangat kebersamaan. Sekitar 2.500 masyarakat memadati lokasi pembukaan untuk menyaksikan seremoni yang menjadi ajang syiar Islam terbesar di Kalimantan Barat tersebut.

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., para Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Barat, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan dari berbagai daerah.

MTQ XXXIV Kalimantan Barat tahun ini diikuti oleh 635 peserta yang merupakan kafilah dari 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Para peserta akan berkompetisi pada berbagai cabang perlombaan, seperti Tilawah Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Tafsir, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khat Al-Qur’an, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an. Seluruh perlombaan akan dinilai oleh 104 dewan hakim, pengawas, dan panitera yang telah ditunjuk sesuai bidang keahlian masing-masing.

Pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antar daerah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap kegiatan ini mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ tingkat nasional.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif, Polres Kayong Utara mengerahkan personel gabungan bersama TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya. Pengamanan dilakukan secara maksimal di berbagai titik strategis, mulai dari lokasi pembukaan, arena perlombaan, jalur VIP dan VVIP, penginapan para kafilah, area parkir, hingga objek-objek vital di sekitar lokasi kegiatan.

Selain pengamanan terbuka dan tertutup, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas, patroli rutin, sterilisasi lokasi, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dan tamu yang hadir agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman.

Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa jajarannya telah menyiapkan pola pengamanan terpadu sebagai bentuk komitmen dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ XXXIV.

“Kami telah menyiapkan pola pengamanan secara terpadu bersama seluruh instansi terkait agar seluruh rangkaian MTQ berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh tamu dan kafilah yang hadir di Kabupaten Kayong Utara,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan MTQ tidak hanya diukur dari kelancaran perlombaan, tetapi juga dari terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif selama kegiatan berlangsung. Oleh karena itu, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, panitia, serta dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan agenda keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Masyarakat Kabupaten Kayong Utara pun menyambut positif pelaksanaan MTQ XXXIV. Selain menjadi momentum syiar Islam, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya sektor usaha mikro, kuliner, transportasi, dan perhotelan yang mengalami peningkatan aktivitas selama berlangsungnya kegiatan.

Dengan pengamanan yang maksimal serta dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan seluruh rangkaian MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 dapat berjalan sukses, aman, tertib, dan menghasilkan generasi Qurani yang mampu membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sumber: Humas Polres Kayong Utara (Sani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *