MALANG | portfolio.analisasibernews.com/ – Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., memimpin langsung acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pelepasan Prajurit di Hall Markas Divisi Infanteri 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dalam rangka memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat.

Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri para pejabat utama Divif 2 Kostrad, para komandan satuan, perwira, prajurit, serta Persit Kartika Chandra Kirana yang turut memberikan dukungan kepada para pejabat lama maupun pejabat baru yang menerima amanah jabatan.

Dalam sambutannya, Pangdivif 2 Kostrad menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan mekanisme pembinaan organisasi yang dilakukan secara terencana sebagai bagian dari sistem pembinaan personel di lingkungan TNI AD. Selain memberikan kesempatan kepada personel untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, rotasi jabatan juga bertujuan menghadirkan semangat baru, inovasi, dan peningkatan kualitas kinerja organisasi.

Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun berharap setiap pejabat yang menerima amanah baru mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab. Ia menekankan bahwa seorang pemimpin harus mampu menjadi teladan bagi anggotanya, membangun komunikasi yang baik, memberikan solusi atas setiap permasalahan, serta menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan harmonis.

Menurutnya, kepemimpinan yang kuat akan menjadi fondasi utama dalam menjaga kesiapan operasional satuan sekaligus meningkatkan kemampuan prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdivif juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para pejabat lama beserta keluarga atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di lingkungan Divif 2 Kostrad. Berbagai capaian positif yang berhasil diraih menjadi bukti nyata komitmen seluruh personel dalam membangun organisasi yang modern, profesional, transparan, dan akuntabel.

Salah satu prestasi yang mendapat perhatian adalah keberhasilan sejumlah satuan di jajaran Divif 2 Kostrad dalam membangun Zona Integritas hingga berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, tata kelola organisasi, serta budaya kerja yang berintegritas.

Pada acara sertijab tersebut, sejumlah jabatan strategis resmi diserahterimakan, yaitu:

  • Asisten Perencanaan (Asren) Divif 2 Kostrad kepada Letkol Inf Herbert Rony Parulian Sinaga.
  • Komandan Brigif 9/Dharaka Yudha (Danbrigif 9/DY) kepada Letkol Inf Mochamad Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A.
  • Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Divif 2 Kostrad kepada Letkol Inf Jhons Winnen Martuah Purba.
  • Irdyaku Itdivif 2 Kostrad kepada Letkol Cku (K) Nining Tri Astutik, S.E.
  • Kasibinkar Spers Divif 2 Kostrad kepada Mayor Inf Sean Grant Putra Rimba.

Pangdivif berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas masing-masing, memperkuat koordinasi antar satuan, serta menghadirkan berbagai inovasi yang mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pokok Divisi Infanteri 2 Kostrad.

Mengakhiri arahannya, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa menjaga disiplin, meningkatkan kompetensi, memperkuat soliditas internal, serta terus menjalin kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, kepercayaan rakyat merupakan kekuatan utama yang harus terus dijaga melalui pengabdian yang tulus, profesional, dan humanis.

Ia juga menegaskan bahwa setiap prajurit Divif 2 Kostrad harus siap menghadapi berbagai dinamika tugas dengan tetap berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas.

Melalui estafet kepemimpinan ini, Divif 2 Kostrad diharapkan semakin solid, adaptif, dan profesional dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.

Sumber: Penkostrad (Wid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *