PANGALENGAN | portfolio.analisasibernews.com/ – Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Wadan Kodiklatad), Mayjen TNI Windiyatno, meninjau secara langsung pelaksanaan Latihan Berganda Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) dan Keahlian Tahun Anggaran (TA) 2026 di daerah latihan Pangalengan, Selasa (4/8/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan sekaligus evaluasi terhadap proses pendidikan dan latihan yang tengah dijalani para prajurit siswa (Prasis). Peninjauan juga bertujuan memastikan seluruh materi latihan berlangsung sesuai standar pembinaan yang telah ditetapkan serta mampu menghasilkan prajurit Kowad yang profesional, disiplin, dan memiliki kesiapan operasional.

Dalam kegiatan tersebut, Mayjen TNI Windiyatno didampingi Komandan Pusat Pendidikan Korps Wanita Angkatan Darat (Danpusdikkowad) Kodiklatad beserta para pelatih yang bertanggung jawab atas pelaksanaan latihan.

Tinjau Langsung Materi Latihan Lapangan

Pada kesempatan itu, Wadan Kodiklatad menyaksikan secara langsung pelaksanaan sejumlah materi latihan yang diikuti oleh 265 prajurit siswa (Prasis).

Materi yang dipantau meliputi:

  • Operasi Lawan Insurjensi (OLI).
  • Perlawanan dan Penghadangan Jalan Kaki (Wandang Jalan Kaki).

Kedua materi tersebut merupakan bagian penting dalam membentuk kemampuan dasar prajurit, khususnya dalam menghadapi berbagai skenario operasi di lapangan yang menuntut ketangguhan fisik, keterampilan taktis, disiplin, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat.

Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan di bawah pengawasan para pelatih yang memberikan pembekalan teori maupun praktik kepada para peserta didik.

Tekankan Peran Penting Pelatih

Dalam arahannya kepada seluruh pelatih, Mayjen TNI Windiyatno menegaskan bahwa kualitas hasil pendidikan sangat ditentukan oleh proses pembinaan yang dilakukan selama latihan berlangsung.

Ia meminta agar para pelatih terus memberikan bimbingan secara maksimal kepada seluruh prajurit siswa sehingga setiap materi dapat dipahami dengan baik.

Menurutnya, pelatih tidak perlu ragu mengulang materi apabila terdapat peserta yang belum memahami atau belum mampu melaksanakan latihan sesuai prosedur yang telah ditentukan.

“Pelatih harus terus membimbing dan mengarahkan prajurit siswa dalam setiap materi latihan. Apabila masih ada yang belum memahami, materi perlu diulang agar seluruh peserta benar-benar menguasai setiap tahapan pembelajaran,” tegas Wadan Kodiklatad.

Pendekatan tersebut dinilai penting agar seluruh prajurit siswa memiliki pemahaman yang kuat terhadap materi dasar sebelum melanjutkan ke tahap pembelajaran berikutnya.

Materi Harus Disampaikan Secara Sistematis

Selain menekankan pentingnya pendampingan dari para pelatih, Wadan Kodiklatad juga mengingatkan agar seluruh materi latihan disampaikan secara sistematis, terstruktur, dan berkesinambungan.

Penyampaian materi yang runtut akan memudahkan prajurit siswa memahami hubungan antara satu materi dengan materi lainnya sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif.

Meskipun waktu pendidikan relatif singkat, kualitas pembelajaran tetap harus menjadi prioritas utama agar kompetensi yang diharapkan dapat tercapai secara optimal.

Menurutnya, setiap tahapan latihan harus menjadi fondasi bagi materi berikutnya sehingga kemampuan prajurit berkembang secara bertahap dan berkesinambungan.

Siapkan Prajurit Kowad yang Profesional

Latihan berganda merupakan salah satu tahapan penting dalam Pendidikan Pertama Bintara Kowad sebelum para prajurit menyelesaikan pendidikan dan memasuki satuan.

Melalui latihan lapangan tersebut, para prajurit siswa dibekali berbagai kemampuan teknis, taktis, serta pembentukan karakter sebagai bekal dalam melaksanakan tugas di masa mendatang.

Selain meningkatkan kemampuan militer, latihan juga bertujuan membangun disiplin, loyalitas, jiwa kepemimpinan, kemampuan bekerja sama dalam tim, serta kesiapan mental menghadapi berbagai tantangan tugas.

Dengan pembinaan yang terarah dan berkesinambungan, diharapkan para lulusan Dikmaba Kowad mampu menjadi prajurit TNI Angkatan Darat yang profesional, tangguh, adaptif, dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pastikan Latihan Berjalan Sesuai Sasaran

Peninjauan yang dilakukan Wadan Kodiklatad juga menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian latihan berjalan sesuai tujuan pendidikan.

Evaluasi secara langsung di lapangan memungkinkan pimpinan mengetahui perkembangan pelaksanaan latihan, kesiapan pelatih, serta kemampuan prajurit siswa dalam menerima materi yang diberikan.

Selain itu, kehadiran pimpinan di tengah-tengah peserta latihan diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus membangun semangat bagi seluruh prajurit siswa agar terus berlatih dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

Para pelatih juga diharapkan terus menjaga standar kualitas pendidikan sehingga seluruh peserta memperoleh bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.

Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Militer

Melalui pelaksanaan Latihan Berganda Dikmaba Kowad Tahun Anggaran 2026, Kodiklatad menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan militer sebagai fondasi utama pembentukan sumber daya manusia TNI Angkatan Darat yang unggul.

Pendidikan yang berkualitas diyakini akan menghasilkan prajurit yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan taktis, tetapi juga berintegritas, profesional, serta siap menjalankan berbagai tugas operasi maupun pembinaan teritorial sesuai tuntutan organisasi.

Dengan dukungan pelatih yang kompeten, metode pembelajaran yang sistematis, dan semangat tinggi dari para prajurit siswa, diharapkan seluruh peserta mampu menyelesaikan pendidikan dengan hasil terbaik serta menjadi bagian dari Korps Wanita Angkatan Darat yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara.


Sumber: Pen Kodiklatad
Penulis: Wid
Editor: Yudi Sayuti, S.T.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *