portfolio.analisasibernews.com/

“Bukannya Mengedukasi Sekolah Malahan Membuat Kebingungan”

Deli Serdang, 04/08/2026

Beredarnya link kuesioner yang mengatasnamakan Dewan Pendidikan Kabupaten Deli Serdang di 22 kecamatan membuat sejumlah kepala sekolah kebingungan. Pasalnya, bentuk kegiatan itu dinilai tidak sesuai dengan tupoksi lembaga tersebut.

“Bukannya Mengedukasi Sekolah malahan Membuat Kebingungan, seolah-olah Dewan Pendidikan ini Tak Paham apa Tupoksinya,” tegas salah seorang kepala sekolah yang sudah purna bakti kepada AnalisaSiber News.pada Selasa 4/8/2026.

MEMBINGUNGKAN KEPALA SEKOLAH;
Menurut sumber, kuesioner tersebut disebar ke sekolah-sekolah di 22 kecamatan di Deli Serdang. Namun tidak ada penjelasan teknis, tujuan, maupun tindak lanjut dari hasil isian tersebut.

Padahal, peran utama Dewan Pendidikan sesuai aturan adalah sebagai lembaga mandiri yang menjembatani masyarakat dengan pemerintah. ketua lembaga dewan pimpinan wilayah LSM GMAS SUMUT, Jurlis Daut, turut menyoroti hal tersebut, dan memberi penjelasan tentang peran dan tupoksi Dewan Pendidikan.
Tugas pokoknya meliputi:
1. Menghimpun Aspirasi: Menerima masukan, kritik, saran, dan keluhan masyarakat terkait penyelenggaraan pendidikan.
2. Menganalisis Masalah: Mengkaji setiap laporan dan aspirasi yang masuk secara objektif dan profesional.
3. Memberi Rekomendasi: Menyampaikan hasil analisis dan solusi kepada Menteri, gubernur, bupati, atau walikota. Tegas Jurlis.

“Seharusnya Dewan Pendidikan mengedukasi, memberikan rekomendasi dan solusi. Ini malah menyebar kuesioner yang tidak jelas arahnya. Kepala sekolah jadi bingung harus isi atau tidak, untuk apa juga,” lanjut mantan kepsek yang sudah menjalani masa purna bakti tersebut.

KADISDIK DELI SERDANG BELUM RESPON:
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Suparno, belum memberikan tanggapan. Konfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (4/8/2026) terkait surat edaran yang mengatasnamakan Dewan Pendidikan ini belum direspon.

Pihak sekolah berharap ada kejelasan dari Dewan Pendidikan Deli Serdang dan Dinas Pendidikan. Apakah kegiatan tersebut resmi, apa tujuannya, dan bagaimana hasil kuesioner akan ditindaklanjuti.

Sebab jika tidak jelas, kegiatan seperti ini justru menambah beban administrasi sekolah dan menimbulkan keresahan di lapangan.
Deliserdang AnalisaSiber News.com
Penulis. : Paulus Limbong
Jabatan ; wakaperwil sumut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *