SANGGAU | portfolio.analisasibernews.com/ – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan roda empat terjadi di kawasan Tanjakan SPBU Semuntai, Desa Semuntai, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Insiden berupa tabrakan adu banteng antara sebuah mobil pikap dan minibus tersebut mengakibatkan satu orang penumpang mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa ini langsung mendapat penanganan dari jajaran Polsek Mukok yang mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas agar tetap berjalan lancar.
Kronologi Kecelakaan
Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Mukok Iptu Firman, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika sebuah Daihatsu Pick Up berwarna putih dengan nomor polisi KB 8537 FC yang dikemudikan Uspendi melaju dari arah Pontianak menuju Kapuas Hulu.
Menurut keterangan kepolisian, saat melintasi kawasan turunan di sekitar SPBU Semuntai, kendaraan tersebut diduga keluar dari badan jalan ke sisi kiri.
“Setibanya di kawasan turunan SPBU Semuntai, kendaraan tersebut keluar dari badan jalan ke arah kiri. Pengemudi kemudian membanting kemudi ke kanan,” ujar Iptu Firman, Selasa (4/8/2026).
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan atau Sintang menuju Pontianak, melaju sebuah Toyota Calya berwarna abu-abu metalik dengan nomor polisi KB 1379 VB yang dikemudikan Mawardi.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan di bagian depan kedua kendaraan tidak dapat dihindari.
“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan (Sintang menuju Pontianak), melaju Toyota Calya abu-abu metalik bernomor polisi KB 1379 VB yang dikemudikan Mawardi. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras pada bagian depan kedua kendaraan tersebut tidak dapat dihindari,” tambah Iptu Firman.
Satu Penumpang Mengalami Luka
Akibat benturan tersebut, seorang penumpang yang berada di dalam mobil Toyota Calya mengalami luka robek pada bagian pelipis atas.
Korban segera dievakuasi oleh petugas dan warga sekitar untuk mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) MTh. Djaman Sanggau.
Sementara itu, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan pada bagian depan akibat kerasnya benturan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Polisi Lakukan Penanganan dan Penyelidikan
Usai menerima laporan, personel Polsek Mukok segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan langkah-langkah penanganan awal.
Petugas melakukan pengamanan lokasi, membantu proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
Selanjutnya, pihak Polsek Mukok berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sanggau guna melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.
Proses olah tempat kejadian perkara juga dilakukan untuk mengumpulkan data dan keterangan yang diperlukan dalam penyelidikan.
Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas di sekitar lokasi dilaporkan tetap berjalan aman, lancar, dan kondusif berkat pengaturan yang dilakukan oleh petugas.
Imbauan Kepolisian kepada Pengguna Jalan
Kapolsek Mukok Iptu Firman mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, khususnya ketika melintasi jalur yang memiliki kondisi tanjakan maupun turunan.
Ia mengingatkan para pengemudi untuk selalu menjaga konsentrasi, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum digunakan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur tanjakan dan turunan, serta memastikan kelaikan kendaraan sebelum bepergian,” ujar Iptu Firman.
Menurutnya, pemeriksaan rutin terhadap sistem pengereman, ban, kemudi, dan komponen penting lainnya sangat diperlukan untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Keselamatan Berkendara Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Kepolisian juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun budaya tertib berlalu lintas sebagai upaya menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Disiplin dalam mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik saat berkendara, serta tidak memaksakan diri mengemudi ketika lelah merupakan langkah sederhana yang dapat mencegah terjadinya kecelakaan.
Kasus kecelakaan di kawasan Tanjakan SPBU Semuntai ini menjadi pengingat bahwa jalur dengan kondisi menurun maupun menanjak memerlukan kewaspadaan ekstra dari setiap pengemudi.
Dengan meningkatkan kehati-hatian dan memastikan kendaraan selalu dalam kondisi prima, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan sehingga keselamatan seluruh pengguna jalan tetap terjaga.
Catatan Redaksi:
Informasi dalam pemberitaan ini berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh Satlantas Polres Sanggau. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah terdapat hasil penyelidikan resmi.
Sumber: Humas Polres Sanggau
Penulis: Wid
Editor: Yudi Sayuti, S.T.
